Bantu Warga Pengungsi Erupsi Gunung Semeru
Gunung Semeru kembali mengalami erupsi besar pada November 2025. Erupsi terjadi secara tiba–tiba pada 19 November, disertai lontaran abu vulkanik, guguran material panas, serta potensi aliran lahar yang mengancam permukiman warga di Kabupaten Lumajang. Akibat meningkatnya aktivitas, otoritas vulkanologi menetapkan status Semeru pada Level IV (Awas), level tertinggi dalam sistem peringatan gunung api.
Erupsi ini tidak hanya memunculkan awan panas dan abu vulkanik, tetapi juga merusak lahan pertanian, menutupi pemukiman, serta memicu evakuasi besar-besaran. Hujan yang turun di sekitar kawasan semakin meningkatkan risiko banjir lahar dingin, sehingga ancaman lanjutan masih tinggi.

